sabun curah , pabrik sabun , shampo mobil motor , semir ban , silicon emulsi , sabun cuci piring , deterjen cair , detergent curah , sabun murah , sabun bandung , distributor sabun , suplier shampo , semir ban bandung, parfum laundry , starklin , aryanz ,
Euforia Hari Raya Kurban masih terasa hingga saat ini. Momen mendapatkan daging kurban dengan kesibukan di dapur, hingga menentukan menu olahan daging apa yang akan dimasak nanti, jadi kebahagiaan tersendiri. Apalagi kalau masakan daging kurbannya hasilnya lezat dan nikmat, ditambah lagi empuk dan tidak alot.
Tapi pernahkah kamu menyadari bahwa kebiasaan mengolah daging yang selama ini kamu lakukan ternyata salah? Kesalahan saat mengolah daging kurban akan membuat daging tersebut menjadi alot dan meninggalkan aroma yang kurang sedap. Lalu apa saja kesalahan yang harus dihindari ketika mengolah daging kurban? Yuk, simak daftarnya dibawah ini!
1. Mencuci Daging
Daging kurban yang sudah diterima sebaiknya tidak perlu dicuci dengan air terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas daging. Sebab air cucian daging bisa membawa bakteri yang bisa mengkontaminasi sekitarnya.
Tapi kamu tidak perlu khawatir, dengan memasak daging kurban hingga matang sempurna bisa membunuh kuman bakteri yang ada didalam daging.
2. Daging Kurban Langsung Dimasak Begitu Diterima
Ketika daging kurban sudah kamu terima, sebaiknya jangan langsung dimasak ya! Terus apa yang sebaiknya harus dilakukan? Perlu diketahui bahwa daging kurban yang sudah dipotong, ototnya masih menegang. Karena itulah daging perlu dibiarkan “istirahat” terlebih dahulu agar ototnya bisa mengendur. Hal ini bisa membuat daging jadi lebih empuk dan gampang dikunyah.
Cukup istirahatkan selama 1 jam di suhu ruangan sebelum dimasak. Kalau daging kurban yang baru saja diterima langsung dimasak, maka dagingnya akan menjadi keras dan alot.
3. Tidak Melakukan Proses Brining
Selain proses marinasi, proses brining pada daging mentah perlu dilakukan untuk membantu daging menjadi empuk. Apa sih proses brining itu? Proses brining atau proses pengasinan ini adalah salah satu cara membuat daging menjadi empuk dan tidak alot, juicy serta lebih beraroma sedap.
Caranya dengan merendam daging mentah ke dalam larutan air dan sedikit garam. Atau bisa juga membalurkan garam kasar ke atas permukaan daging. Selama proses ini, daging tidak akan menjadi sangat asin seperti halnya ikan asin. Karena garam yang digunakan itu sedikit. Proses ini juga hanya membutuhkan waktu 15 menit saja sebelum daging diolah.
4. Salah Memotong Daging
Kesalahan lain yang masih sering dilakukan ketika mengolah daging kurban adalah salah memotong daging. Kebanyakan dari kita asal memotong daging, yang penting daging bisa dipotong lebih kecil dari yang diterima. Padahal ada cara yang lebih tepat dalam memotong daging. Potonglah dengan arah berlawanan, yaitu dengan melawan arah serat otot daging.
Hal ini dilakukan untuk membantu memperpendek serat otot, sehingga daging lebih mudah dikunyah karena gigitannya dagingnya menjadi lebih empuk.
5. Tidak Mencuci Peralatan Memasak dengan Baik
Peralatan masak yang bersentuhan langsung dengan daging kurban biasanya mengandung banyak bakteri, dimana bakteri ini bisa berkembang biak di permukaan alat masak. Talenan, blender, pisau hingga parutan merupakan peralatan masak yang paling banyak dipakai untuk memotong dan mengolah daging.
Seiring dengan penggunaannya selama mengolah daging kurban, peralatan tersebut semakin banyak menyimpan bakteri. Maka dari itu, baik sebelum maupun sesudah dipakai untuk memotong dan mengolah daging kurban, semua peralatan masak tersebut wajib dicuci hingga benar-benar bersih.
Lalu apa sih yang menandakan peralatan masak sudah benar-benar bersih? Peralatan masak yang bersih ditandai dengan permukaannya yang kesat, tidak ada sisa makanan yang tertinggal sekecil apapun, dan tidak tercium bau amis.
Semua bisa kamu dapatkan hanya dalam satu produk yaitu Aryanz Sabun Cuci Piring. Tidak perlu khawatir lagi dengan kebersihan peralatan masak dan makan. Aryanz bisa tuntaskan semua kuman dan bakteri sekaligus memberikan wangi segar jeruk nipis pada piring dan alat masak.
Ditulis oleh: Vidya Aulia
Baca juga:
Hilangkan Bau Amis Tanpa Repot Pakai Cara Ini
Cara Mencuci Wadah Plastik Berminyak Anti Repot
Tips Cuci Alat Masak Idul Adha, Bebas Amis dan dan Tetap Higienis!
Cara Membersihkan Dapur yang Berminyak Sehabis Masak